| Kota Lhokseumawe |
Kota Lhokseumawe berada persis di tengah-tengah jalur timur Sumatera, sehingga letak kota ini merupakan jalur distribusi dan perdagangan yang strategis bagi Aceh. Daerah yang luas wilayahnya 181,06 km² ini, terdapat industri pengolahan migas transnasional yaitu PT Arun NGL Co yang mendistribusikan produk ekspor olahan migas dari pelabuhan Blang Lancang. Pengimpor terutama hasil produksi PT Arun berasal dari negara-negara Asia seperti Jepang, Korea dan Taiwan. Daerah dengan jumlah populasi penduduknya sekitar 154.634 jiwa (tahun 2005), saat ini dipimpin oleh walikota Drs. Munir Usman yang terpilih dari hasil pemilihan kepala daerah secara langsung oleh masyarakat melalui jalur independen.Lhokseumawe ditetapkan statusnya sebagai pemerintahan kota berdasarkan UU No. 2 Tahun 2001 pada tanggal 21 Juni 2001, dengan batas wilayah :
Kota Lhokseumawe memiliki 4 (empat) kecamatan yang mempunyai karakteristik tersendiri dalam hal lapangan kerja. Dalam bidang perdagangan misalnya ramai ditemui di kecamatan Banda Sakti, yang merupakan Ibukota dari Lhokseumawe. Selain perdagangan, sektor perikanan juga merupakan lapangan kerja yang potensial bagi warga kecamatan Banda Sakti. Di kecamatan Muara Dua, merupakan kawasan pertanian yang kebanyakan mata pencaharian masyarakat adalah bertani. Wilayah lainnya yang juga termasuk dalam wilayah pemerintahan kota adalah Kecamatan Muara Satu. Daerah ini merupakan kawasan industri sebagai penyerap tenaga kerja yang besar. Sebab, di daerah inilah berlokasinya PT Arun NGL Co dan industri kecil lainnya.
Kecamatan lainnya yaitu Kecamatan Blang Mangat. Daerah ini menyimpan potensi pertanian dan sumber daya alam yang besar karena wilayah ini memiliki areal tanaman padi yang terluas di kota Lhokseumawe. Selain itu juga sebagai daerah penghasil kacang tanah, kedelai dan ubi jalar. |
Laporan Tahunan
Laporan Tahunan "Perkembangan Hukum Dan HAM Di Aceh Tahun 2006"
Berita Terkait
- Pernyataan Sikap LSM Aceh Selatan Terkait Kasus Penyerangan LBH Pos Lhokseumawe
- Penyerangan dan Penganiayaan Aktivis Pro Demokrasi di Kantor LBH Banda Aceh Pos Lhokseumawe
- LBH Banda Aceh Desak Kapolda Aceh Serius Tangani Kasus Penyerangan dan Penganiayaan Di LBH Banda Aceh Pos Lhokseumawe
- Surat Terbuka Tentang Penyerangan dan Penganiayaan oleh SekJend (demisioner) BEM Unimal
- LBH Banda Aceh Pos Tapaktuan Desak Kepolisian Usut Tuntas Kasus Penyerangan ke Kantor LBH Pos Lhokseumawe
Kota Lhokseumawe berada persis di tengah-tengah jalur timur Sumatera, sehingga letak kota ini merupakan jalur distribusi dan perdagangan yang strategis bagi Aceh. Daerah yang luas wilayahnya 181,06 km² ini, terdapat industri pengolahan migas transnasional yaitu PT Arun NGL Co yang mendistribusikan produk ekspor olahan migas dari pelabuhan Blang Lancang. Pengimpor terutama hasil produksi PT Arun berasal dari negara-negara Asia seperti Jepang, Korea dan Taiwan. Daerah dengan jumlah populasi penduduknya sekitar 154.634 jiwa (tahun 2005), saat ini dipimpin oleh walikota Drs. Munir Usman yang terpilih dari hasil pemilihan kepala daerah secara langsung oleh masyarakat melalui jalur independen.













