| Partai Lokal Sementara Bertumbangan di Aceh |
BANDA ACEH– Partai lokal Aceh tidak mampu mengungguli perolehan suara partai politik (parpol) nasional di sejumlah tempat pemungutan suara (TPS) di Banda Aceh.Di TPS Gubernur Irwandi Yusuf, hasil penghitungan suara panitia pemungutan suara (PPS) TPS-3 Desa Lamprit, Kecamatan Kuta Alam,Kota Banda Aceh,Partai Demokrat unggul untuk perolehan suara DPRK dengan 81 suara.Disusul selanjutnya, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan perolehan 33 suara. Partai lokal,yakni Partai Aceh, hanya mampu berada di urutan ketiga dengan perolehan 26 suara. Untuk DPRA, hasil sementara suara terbanyak diraih PKS yaitu 43 suara, disusul Partai Golkar dengan 40 suara,Partai Demokrat 39 suara, dan Partai Aceh 34 Suara. Sementara untuk suara DPR RI, PPS hingga kini masih melakukan penghitungan. Di TPS tersebut, sebanyak 399 orang terdaftar dalam daftar pemilih tetap (DPT). Namun, masing-masing sebanyak 216 kertas suara DPR RI, DPRA, dan DPD, serta 217 kertas suara DPRK tidak terpakai. Di TPS Wakil Gubernur Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) Muhammad Nazar, partai lokal juga tidak mampu mengungguli parpol nasional. Di TPS ini, PKS berhasil menempati posisi pertama perolehan suara DPRK. Pada penghitungan suara DPRK pada TPS-7 di Desa Jeulingke, Kecamatan Syiah Kuala,Banda Aceh, PKS unggul 50 suara, kemudian disusul Partai SIRA 39 suara, dan Partai Aceh 37 suara. Sementara suara untuk DPRA, DPR RI, dan DPD masih dalam proses penghitungan. TPS-7 tercatat 385 orang pemilih, tetapi yang memberikan hak pilihnya hanya 252 orang,sedangkan 133 pemilih lebih memilih golput. Dari informasi yang diperoleh di sejumlah TPS di Kota Banda Aceh, dua partai nasional dan lokal, yakni PKS, Partai Demokrat, dan Partai Aceh saling kejar dalam perolehan suara.Jumlah pemilih di Kota Banda Aceh 130.177 orang dan TPS 380 lokasi. Sementara itu, proses pemungutan dan penghitungan suara di Banda Aceh sempat tertunda akibat gempa bumi berkekuatan 5,5 Skala Richter (SR). Gempa yang terjadi pada pukul 15:10;54 WIB itu terjadi saat PPS di Banda Aceh sedang menghitung hasil pemilu, sehingga kegiatan penghitungan terhenti.Namun, tidak ada kepanikan yang berlebihan. Setelah guncangan gempa yang berlokasi di 6.11 lintang utara-94.37 bujur timur itu,proses penghitungan kembali dilanjutkan. Kepala Stasiun Geofisika Mata Ie Syahnan mengatakan, pusat gempa berjarak 108 barat laut Sabang, Pulau Weh dan berada di kedalaman 42 km,tidak berpotensi tsunami. Sejak awal 2009, Aceh sudah berulang kali diguncang gempa bumi dengan kekuatan rata- rata mencapai di atas 5 SR,tetapi tidak menimbulkan kepanikan warga. (ant)
Powered by !JoomlaComment 3.26
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."
|
||||||||||
BANDA ACEH– Partai lokal Aceh tidak mampu mengungguli perolehan suara partai politik (parpol) nasional di sejumlah tempat pemungutan suara (TPS) di Banda Aceh.













