| AS Tak Pantau Aceh |
BANDA ACEH-Tersiar kabar Amerika Serikat (AS) bakal menurunkan pemantau atau ahli pemilihan umum (pemilu) untuk membantu Indonesia dalam menertibkan dan mengamankan pemilu 2009 yang bakal digelar April mendatang. Namun kabar ini 'dipatahkan' Dubes AS, Cameron Hume dalam kunjungan informalnya ke Banda Aceh, kemarin (9/3)."AS tidak akan mengirimkan ahli pemilu secara formal tapi hanya melihat situasi di Aceh," kata Cameron Hume usai pertemuan tertutup dengan Wakil Gubernur Aceh Muhammad Nazar didampingi oleh Konsulat jenderal (Konjen) AS untuk wilayah Sumatera Sean B Stein. Cameron bilang, dalam pemilu nanti, AS hanya mengandalkan Konjen yang berkedudukan di Medan untuk melihat situasi Aceh. "Kami punya orang-orang seperti Konjen Mr Stein. Meskipun tidak mengirimkan tim khusus dan formal tetapi AS tetap akan memantau perdamaian di Aceh terutama dalam pelaksanaan pemilu," imbuhnya. USAID Tetap Bantu Rehab-Rekons Sementara itu, Sean B Stein mengatakan AS sangat konsern membantu Aceh pasca tsunami, meski BRR akan berakhir pada April 2009 ini. Namun, katanya, bantuan rehab-rekons untuk Aceh masih dilakukan seperti penyelesaian jalan Banda Aceh-Aceh Jaya yang dibangun USAID. "Kami masih berada di Aceh karena ada beberapa bantuan pembangunan terutama fisik belum selesai, meskipun kedatangan kami tidak secara formal," ujarnya seraya mengharapkan jika suasana terus damai Amerika siap terus membantu Aceh. Menyinggung soal kondisi Aceh saat ini, terutama menjelang pemilu legislatif, Sean mengharapkan dapat terus berjalan dengan damai. Pihaknya memberikan dukungan kepada Pemerintah Aceh dalam melaksanakan tugasnya, sehingga duet kepemimpinan Irwandi Yusuf dan Nazar berjalan dengan baik. Dengan demikian Aceh nantinya menjadi contoh yang baik bagi daerah lainnya. Dalam kesempatan ini, Wakil Gubernur Aceh M Nazar mengatakan, apa yang telah dibantu Amerika kepada Aceh merupakan dalam wujud solidaritas kemanusiaan dan sama dengan negara lainnya yang telah membantu Aceh pasca gempa dan gelombang tsunami 26 Desember 2004 lalu. "Kita mengucapkan terima kasih kepada negara Adikuasa itu, dengan demikian kedepan diharapkan kerjasama lainnya terutama bidang ekonomi dapat terus berlanjut, " jelasnya. Menurut Wagub, kedatangan Dubes AS ke Aceh adalah untuk melihat proyek-proyek rehabilitasi dan rekonstruksi yang dibiayai AS. Kunjungannya juga untuk melihat persiapan pesta demokrasi di Aceh yang diikuti 38 partai politik nasional dan enam partai politik lokal. "Mereka berharap pemilu di Aceh bisa berjalan demokratis dan damai tetap terjaga," tukas Wakil Gubernur Muhammad Nazar. (imj)
Powered by !JoomlaComment 3.26
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."
|
||||||||||
Laporan Tahunan
Laporan Tahunan "Perkembangan Hukum Dan HAM Di Aceh Tahun 2006"
BANDA ACEH-Tersiar kabar Amerika Serikat (AS) bakal menurunkan pemantau atau ahli pemilihan umum (pemilu) untuk membantu Indonesia dalam menertibkan dan mengamankan pemilu 2009 yang bakal digelar April mendatang. Namun kabar ini 'dipatahkan' Dubes AS, Cameron Hume dalam kunjungan informalnya ke Banda Aceh, kemarin (9/3).

















